Fungsi sentriol: Pengertian, penemu, struktur


Sentriol adalah struktur mirip selongsong yang membantu pembelahan sel. Fungsi utama sentriol adalah untuk membantu pembelahan sel dalam sel hewan. Mereka umumnya ditemukan dekat dengan nukleus dan terdiri dari sembilan struktur mirip tabung yang masing-masing memiliki tiga tubulus.

Sentriol bertanggung jawab membantu dalam pembentukan serat gelendong yang memisahkan kromosom selama pembelahan sel (mitosis). Ini terjadi selama tahap anafase mitosis di mana kromosom bergerak menuju kutub sel yang berbeda. Tanpa sentriol, kromosom tidak akan bisa bergerak.

Pengertian Sentriol

Sentriol merupakan bagian dari organel sel yang berbentuk silinder. Sel sentriol ini terdiri tabulin yang dapat ditemukan dapat ditemukan hampir di seluruh sel eukariotik. Sentriol juga memiliki beberapa peran serta fungsi tersendiri.

Salah satu peran serta fungsi dari sel sentriol adalah untuk membantu pembelahan pada sel. Peran dan fungsi lain dari sentriol akan dibahas pada sub-judul yang bersangkutan.

Sel sentriol juga merupakan perkembangan dari sentrosom. Sentrosom sendiri merupakan organel sel yang berfungsi aktif dalam pembelahan sel dan sel ini hanya terdapat pada sel hewan.

Perbedaan antara keduanya adalah sentriol merupakan bagian dari sentrosom. Sentriol akan berubah menjadi sentrosom jika suatu sel melakukan proses pembelahan. perubahan tersebut ditandai dengan adanya pembentukan sentriol yang saling berpasangan.

Sentriol berpasangan ini kemudian akan diatur secara tegak lurus dan diselimuti oleh gumpalan material pada yang dikenal sebagai sentrosom. Dengan kata lain sentriol merupakan penunjuk arah yakni kemana arah pembelahan sela akan terjadi sedangkan sentrosom digunakan untuk melakukan pembelahan sel.

Penemu Sentriol

Sentriol pertama kali ditemukan pada tahun 1888 oleh seorang ilmuwan yang bernama Theodor Boveri. Boveri merupakan seorang ilmuwan biologi yang berasal dari Jerman. Beliau lahir pada tanggal 12 Oktober 1862 dan wafat pada tanggal 15 Oktober 1915.

Boveri terkenal berkat teori yang dikemukakannya bersama Walter Sutton pada tahun 1902 yaitu “Teori Kromosom Boveri-Sutton” atau yang lebih dikenal dengan teori warisan kromosom atau teori Sutton-Boveri.

Boveri kemudian juga mengemukakan sebuah teori awal bahwa penyakit kanker terjadi karena disebabkan oleh suatu kesalahan yang terjadi selama proses pembelahan sel. Hal tersebut diawali dengan satu sel dari kromosom yang berubah menjadi tidak beraturan atau bentuknya berantakan sehingga menyebabkan pembelahan pada sel menjadi tidak terkendali.

Meskipun pada saat teori dikemukakan banyak orang yang tidak mempercayai hingga menolaknya, tetapi beberapa tahun kemudian teori tersebut diteliti lebih lanjut oleh para ilmuwan biologi hingga kebenaran dari teori tersebut pun terungkap.

Struktur Sentriol

Di dalam organel sel terdapat 1 sel yang mempunyai satu pasang sentriol yang mana letaknya tegak lurus secara berdampingan. Organel sel sentriol tersebut memiliki bentuk seperti tabung serta mempunyai suatu rangka mikrotubula yang tersusun secara radial.

Mikrotubula terdiri atas 3 rangka yang jumlah triplet di setiap sentriolnya memiliki 9 rangka. Rangka 9 triplet ini kemudian tertutupi oleh matriks kental, rangka, serta matriks yang terletak di salah satu ujung sentriol yang mempunyai bentuk seperti gerobak.

Sentriol-sentriol itu memiliki diameter kurang lebih sekitar 0,15 mikrometer, panjang 0,3-0,5 mikrometer, dan juga lebar sekitar 0,2 mikrometer.

Mikrotubula selanjutnya dibagi menjadi 3 kelompok mikrotubula yang tersusun secara paralel. Setelah ada 9 kelompok, mikrotubula ini kemudian membentuk sebuah dinding sentriol dan letak setiap kelompok tidak tegak lurus dengan inti tabung melainkan letaknya tegak miring dari inti tabung.

Masing-masing 9 kelompok triplet yang ada pada sentriol tersebut terdiri dari 3 buah sub unit mikrotubula yang kemudian diberi nama sub unit A, B, dan C. Urutan penamaan sub unit selalu dimulai dari unit yang paling dalam atau tubula yang paling dalam sebagai sub unit A.

Sub struktur dari tubula A, B, C, sama dengan semua sub struktur lainnya sehingga sub struktur A yang ada pada triplet akan sama dengan sub struktur A yang ada pada triplet lainnya begitu pula dengan sub unit B Dan C.

Fungsi Sentriol

Fungsi sentriol adalah untuk membantu proses pembelahan sel serta mengatur struktur spasial di dalam sel. Selain dari fungsi utama tersebut ada beberapa peran dan fungsi dari sel sentriol lainnya yaitu:

1. Fungsi Sentriol dalam Pembelahan Sel

Di dalam sel, sentriol memiliki fungsi serta peran untuk membentuk kutub-kutub ketika proses pembelahan sel berlangsung. Selain membentuk kutub-kutub tersebut, sentriol juga berperan dalam proses mitosis dan penyelesaian sitokinesis.

Sebelumnya sentriol sangat diperlukan untuk proses pembentukan mitosis pada hewan. Tetapi setelah diteliti, sel-sel sentriol yang telah dihapus menggunakan laser masih bisa berkembang sebelum sentriol dapat disintesis.

Dalam kasus mutan lalat yang kekurangan sentriol, lalat-lalat tersebut dapat berkembang normal walaupun sel-sel lalat dewasa kekurangan flagela dan silia yang mengakibatkan pada kematian sesaat setelah dilahirkan.

2. Fungsi Sentriol dalam Organisme Seluler

Sentriol merupakan salah satu bagian terpenting dari sentrosom karena terlibat dalam pengaturan serta penyusunan mikrotubulus di dalam sitoplasma. Posisi dari sentriol akan menentukan posisi dari inti sel yang akan membantu untuk memainkan peran penting dalam susunan sel spasial.

Buehler pernah mengasumsikan bahwa sentriol bisa membentuk sebuah mata penunjuk arah yang sifatnya sensitif pada panjang gelombang tertentu pada spektrum inframerah. Hal tersebut menunjukkan bahwa sel dapat saling bereaksi satu sama lain dari kejauhan meskipun mereka oleh sebuah kaca film.

3. Siliogenesis

Dalam sebuah organisme, posisi organel sangat ditentukan oleh ibu sentriol yang menjadi tubuh basal. Ketidakmampuan sel dalam menggunakan sentriol untuk membuat silia fungsional serta flagela sudah dikaitkan dengan beberapa penyakit genetik.

Jika dilihat secara keseluruhan dan lebih detail, ketidakmampuan sentriol untuk bermigrasi sebelum perakitan siliaris kini telah dikaitkan dengan sebuah sindrom yakni sindrom Meckel-Gruber.

Melihat Sentriol

Ketika ingin melakukan sebuah penelitian, tentu saja peneliti harus menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan untuk membantu proses penelitian. Jika seorang peneliti akan melakukan penelitian terhadap sel sentriol, maka alat-alat utama yang dibutuhkan adalah mikroskop elektron dan mikroskop cahaya.

Kedua alat tersebut sangat berguna untuk melihat organisme kecil seperti sel sentriol karena dapat melakukan pembesaran hingga beratus kali lipat.

Fungsi Sentriol pada Sel Tumbuhan

Sel tumbuhan tidak memiliki sentriol. Oleh karena itu, struktur kutub berbeda dengan yang ada pada sel-sel yang memiliki sentriol. Kutub sel-sel tanaman yang lebih luas bila dibandingkan dengan sel-sel hewan. Hal ini mungkin karena adanya organel seluler yang didefinisikan untuk bertindak sebagai titik fokus. Pada beberapa poros tanaman, spindle terdelokalisasi dalam sedemikian rupa sehingga poros nyaris sempit dari seluruh poros. Kutub sel tumbuhan lebih menyebar dan memiliki banyak mikrotubulus.

Fungsi Sentriol pada Sel Hewan

Sentrosom dari sel hewan mengandung dua struktur berbentuk barel yang disebut sentriol. Sentriol membantu dalam organisasi gelendong mitosis dan dalam penyelesaian sitokinesis. Sentriol diperlukan untuk pembentukan gelendong mitosis. Sentriol ini merupakan bagian penting dari sentrosom, mereka terlibat dalam mengorganisir mikrotubulus dalam sitoplasma. Posisi sentriol menentukan posisi inti dan juga memainkan peran penting dalam adalah pengaturan tata ruang dari sel.

Informasi yang disajikan di atas harus memberikan gambaran tentang berbagai fungsi yang dilakukan oleh sentriol. Fakta terdaftar dalam artikel ini harus menjelaskan bahwa bukannya berpartisipasi secara langsung dalam fungsi tertentu dari sel, sentriol tersebut hanya mendukung kegiatan ini.

Ini menyediakan pengaturan atau mungkin bertindak sebagai jig untuk memungkinkan fungsi yang harus dilakukan dengan lancar. Partisipasi tidak langsung sentriol dalam fungsi sel tertentu tidak membuatnya kurang signifikan.

Fungsi Sentriol
Fungsi Sentriol

Sentriol tidak memiliki fungsi yang jelas selain yang disebutkan di atas. Penggunaan organel sel ini dalam proses mitosis juga tidak terlalu signifikan. Kita harus mampu memahami apa fungsi dari sentriol pada sel hewan melalui informasi yang disajikan di atas.

Apakah sel tumbuhan memiliki sentriol? tanaman tingkat  rendah memiliki tetapi tumbuhan tingkat tinggi tidak memilikinya

pada tumbuhan tidak tersedia sentriol dan gelendong di kutub sel tumbuhan lebih luas jika dibandingkan dengan sel-sel hewan.

penelitian masih berlangsung untuk menguraikan ini.

Tumbuhan tingkat rendah memiliki flagela memiliki sentriol di dasar flagela dan itu mendukung pembelahan sel bersama dengan pergerakan sel.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *