Apa itu Selulosa? komponen penting tumbuhan


Selulosa adalah polisakarida alami yang paling banyak kesamaan dengan kitin. Pada tumbuhan, selulosa merupakan komponen dinding sel yang penting. Selulosa menstabilkan dan membuat dinding sel kaku dan tangguh. Hewan yang mampu mencerna selulosa dapat memperoleh energi dari polisakarida ini. Manusia tidak dapat mencerna selulosa karena kurangnya enzim yang diperlukan. Namun, selulosa mungkin masih dimasukkan ke dalam makanan yang berfungsi sebagai serat makanan.

Selulosa menyerupai kitin sebagai polisakarida dengan monomer yang saling terhubung oleh ikatan glikosidik β (1 → 4). Perbedaannya terletak pada konstituen monosakarida: selulosa terdiri dari D-glukosa sedangkan kitin adalah polimer dari monomer N-asetil-D-glukosamin. Kitin memiliki gugus asetilamin, bukan gugus hidroksil pada setiap monomer. Ini memungkinkan lebih banyak peluang ikatan hidrogen antara polimer dalam kitin. Oleh karena itu, dibandingkan dengan selulosa, kitin adalah polisakarida yang lebih keras, apalagi bila dikombinasikan dengan kalsium karbonat dalam bahan komposit.

Selulosa adalah karbohidrat kompleks atau polisakarida yang ditemukan dalam struktur dinding sel semua tumbuhan yang dari karbon, hidrogen, dan oksigen, dan dianggap sebagai senyawa organik (berbasis karbon) yang paling melimpah di dunia. Senyawa ini memberikan kekuatan dan struktur pada dinding sel tumbuhan, dan itu adalah sumber serat makanan. Selulosa secara alami ada dalam kubis, kacang-kacangan, kacang-kacangan, alpukat, berry, apel, biji labu, dll. Selulosa juga dapat diproses secara kimia untuk digunakan dalam industri makanan sebagai bahan pembuat atau pengental untuk keju parmesan, es krim, dan lainnya makanan komersial.  Saat dikonsumsi, selulosa dalam makanan ini berfungsi sebagai serat yang tidak larut yang menyerap air dan meningkatkan kotoran. Mikrobiota yang berada secara normal di usus besar manusia mampu memfermentasi selulosa, menghasilkan asam lemak dan gas rantai pendek. Asam lemak rantai pendek diserap dan dimetabolisme oleh tubuh.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *