Pengertian Protokol internet


Apa itu Protokol Internet (IP)?

Protokol internet (IP) adalah protokol, atau seperangkat aturan, untuk merutekan dan menangani paket data sehingga mereka dapat melakukan perjalanan lintas jaringan dan tiba di tujuan yang benar. Data yang melintasi Internet dibagi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil, yang disebut paket. Informasi IP dilampirkan ke setiap paket, dan informasi ini membantu router untuk mengirim paket ke tempat yang tepat. Setiap perangkat atau domain yang terhubung ke Internet diberi alamat IP, dan ketika paket diarahkan ke alamat IP yang dilampirkan, data akan tiba di tempat yang diperlukan.

Setelah paket tiba di tujuan, mereka ditangani secara berbeda tergantung pada protokol transportasi yang digunakan dalam kombinasi dengan Protokol internet. Protokol transport yang paling umum adalah TCP dan UDP.

Apa itu protokol jaringan?

Dalam jaringan, protokol adalah cara standar untuk melakukan tindakan dan memformat data tertentu sehingga dua atau lebih perangkat dapat berkomunikasi dengan dan memahami satu sama lain.

Untuk memahami mengapa protokol diperlukan, pertimbangkan proses pengiriman surat. Pada amplop, alamat ditulis dalam urutan berikut: nama, alamat jalan, kota, kabupaten, dan kode pos. Jika sebuah amplop dijatuhkan ke dalam kotak surat dengan kode pos tertulis pertama, diikuti dengan alamat jalan, diikuti oleh negara, dan seterusnya, kantor pos tidak akan mengirimkannya. Ada protokol yang disepakati untuk menulis alamat agar sistem pos berfungsi. Dengan cara yang sama, semua paket data IP harus menyajikan informasi tertentu dalam urutan tertentu, dan semua alamat IP mengikuti format standar.

Apa itu alamat IP? Bagaimana cara kerja pengalamatan IP?

Alamat IP adalah pengidentifikasi unik yang ditetapkan untuk perangkat atau domain yang terhubung ke Internet. Setiap alamat IP adalah serangkaian karakter, seperti ‘192.168.1.1’. Melalui resolver DNS, yang menerjemahkan nama domain yang dapat dibaca manusia ke dalam alamat IP, pengguna dapat mengakses situs web tanpa menghafal serangkaian karakter yang kompleks ini. Setiap paket IP akan berisi alamat IP perangkat atau domain yang mengirim paket dan alamat IP penerima yang dimaksud, seperti bagaimana alamat tujuan dan alamat pengirim dimasukkan pada selembar surat.

IPv4 vs IPv6

Versi keempat IP (singkatnya IPv4) diperkenalkan pada tahun 1983. Namun, seperti halnya hanya ada begitu banyak permutasi yang memungkinkan untuk nomor plat mobil dan harus diformat ulang secara berkala, persediaan alamat IPv4 yang tersedia telah habis. Alamat IPv6 memiliki lebih banyak karakter dan dengan demikian lebih banyak permutasi; Namun, IPv6 belum sepenuhnya diadopsi, dan sebagian besar domain dan perangkat masih memiliki alamat IPv4.

Apa itu paket IP?

Paket IP dibuat dengan menambahkan header IP ke setiap paket data sebelum dikirim dalam perjalanan. Header IP hanya serangkaian bit (satu dan nol), dan mencatat beberapa informasi tentang paket, termasuk pengiriman dan penerimaan alamat IP. Header IP juga melaporkan:

  • Panjang tajuk
  • Panjang paket
  • Time To Live (TTL), atau jumlah hop jaringan yang dapat dibuat suatu paket sebelum dibuang
  • Protokol transport mana yang digunakan (TCP, UDP, dll.)

Secara total ada 14 bidang untuk informasi dalam header IPv4, meskipun salah satunya adalah opsional.

Bagaimana cara kerja IP routing?

Internet terdiri dari jaringan besar yang saling berhubungan yang masing-masing bertanggung jawab atas blok alamat IP tertentu; jaringan besar ini dikenal sebagai sistem otonom (AS). Berbagai protokol perutean, termasuk BGP, membantu merutekan paket di AS berdasarkan pada alamat IP tujuan mereka. Router memiliki tabel routing yang menunjukkan ASE mana yang harus dilalui paket untuk mencapai tujuan yang diinginkan secepat mungkin. Paket perjalanan dari AS ke AS sampai mereka mencapai satu yang mengklaim bertanggung jawab atas alamat IP yang ditargetkan. AS itu kemudian secara internal mengarahkan paket ke tujuan.

Paket dapat mengambil rute yang berbeda ke tempat yang sama jika perlu, seperti halnya sekelompok orang yang berkendara ke tujuan yang disepakati dapat mengambil jalan yang berbeda untuk sampai ke sana.

Apa itu TCP / IP?

Transmission Control Protocol (TCP) adalah protokol transpor, artinya protokol menentukan cara data dikirim dan diterima. Header TCP termasuk dalam bagian data dari setiap paket yang menggunakan TCP / IP. Sebelum mengirimkan data, TCP membuka koneksi dengan penerima. TCP memastikan bahwa semua paket tiba dalam urutan setelah pengiriman dimulai. Melalui TCP, penerima akan mengakui menerima setiap paket yang datang. Paket yang hilang akan dikirim lagi jika tanda terima tidak diakui.

TCP dirancang untuk keandalan, bukan kecepatan. Karena TCP harus memastikan semua paket tiba dalam urutan, memuat data melalui TCP / IP dapat memakan waktu lebih lama jika beberapa paket hilang.

TCP dan IP pada awalnya dirancang untuk digunakan bersama, dan ini sering disebut sebagai TCP / IP suite. Namun, protokol transportasi lain dapat digunakan dengan IP.

Apa itu UDP / IP?

User Datagram Protocol, atau UDP, adalah protokol transport lain yang banyak digunakan. Ini lebih cepat dari TCP, tetapi juga kurang dapat diandalkan. UDP tidak memastikan semua paket dikirimkan dan dalam urutan, dan tidak membuat koneksi sebelum memulai atau menerima transmisi.

UDP / IP biasanya digunakan untuk streaming audio atau video, karena ini adalah kasus penggunaan di mana risiko paket yang jatuh (artinya, data yang hilang) melebihi kebutuhan untuk menjaga transmisi secara real-time. Misalnya, ketika pengguna menonton video online, tidak setiap piksel harus ada untuk setiap bingkai video. Pengguna lebih suka memutar video dengan kecepatan normal daripada duduk dan menunggu setiap bit data dikirimkan.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *