12 Fungsi Nukleus adalah yaitu


Nukleus

Nukleus adalah salah satu komponen penting dalam sel. Fungsi utama nukleus adalah untuk menyimpan DNA sel, mempertahankan integritasnya, dan memfasilitasi transkripsi dan replikasi. Ini adalah organel yang ditemukan di sebagian besar sel eukariotik, kecuali sel darah merah.

Sobat baca semua, kali ini kita kembali pada bidang pelajaran Biologi dan dalam kesempatan ini kita akan coba membahas tentang Fungsi Nukleus yang terdapat pada tumbuhan dan juga hewan.

Nukleus biasanya juga disebut dengan inti sel dan memiliki banyak sekali fungsi bagi sel hewan mau pun sel tumbuhan. Nah, ada yang tahu apa saja fungsi nukleus? Jika belum tahu maka kali ini kita akan memberikan pembahasan mengenai fungsi nukleus yang ada pada sel hewan dan sel tumbuhan.

Isi nukleus, yang meliputi bahan genetik dan banyak protein yang diperlukan untuk pemrosesan, ditutup dalam membran ganda yang dikenal sebagai amplop nuklir, tetapi tetap terhubung secara fungsional ke sitoplasma melalui pori-pori nuklir. Melalui pori-pori inilah RNA dapat diangkut ke sitoplasma untuk diproses lebih lanjut.

Gambar nukleus
Gambar nukleus di dalam sel. 1. Inti; 2. Lamina Nuklir; 3. Nukleoplasma; 4. Eukromatin; 5. Heterokromatin; 6. Nukleolus; 7. selaput inti; 8. Ribosom; 9. Pori nuklir; 10. Retikulum Endoplasma Kasar;

Komposisi Nukleus

Nukleus terdiri dari beberapa substruktur dan daerah intra-nukleusyang sangat dinamis. Pada pinggirannya, nukleus memiliki bilayer lipid ganda yang berfungsi untuk memisahkan konten nukleus dari sitoplasma.

Membran ini kontinu dengan retikulum endoplasma kasar, dan karena itu, bertatahkan ribosom. Karena membran tidak dapat ditembus oleh sebagian besar molekul, lalu lintas antara nukleus dan sitoplasma dimediasi melalui pori-pori nukleus.

Pori-pori ini, yang memungkinkan pengangkutan selektif molekul larut air melalui membran nuklir sendiri terdiri dari sejumlah besar protein (beberapa ratus pada mamalia). Meskipun banyak biomolekul yang lebih besar, termasuk protein dan RNA, tidak mampu menyebar secara pasif melalui pori-pori ini, mereka dapat diangkut secara aktif bersama dengan protein importin / karyopherin dan keluarga RanGTP dari GTPase kecil.

Berdekatan dengan membran nuklir adalah jaringan filamen menengah yang dikenal sebagai lamina nuklir. Lapisan ini terutama terdiri dari protein lamin dan terutama memberikan kekuatan mekanis pada nukleus.

Lebih dalam di dalam nukleus berada DNA, yang biasanya ada dalam bentuk kromosom interfase. Menjadi molekul yang sangat panjang (~ 2 meter untuk mamalia) DNA harus dikemas secara ringkas agar muat di dalam ruang nukleus yang relatif kecil. Ini dicapai melalui proses yang bergantung pada energi yang melibatkan banyak protein dan pada akhirnya memunculkan struktur yang dikenal sebagai kromatin.

Terlepas dari pentingnya pengemasan DNA, urutan DNA tetap dapat diakses untuk memperbaiki dan mentranskripsi mesin. Aksesibilitas ini sangat tergantung pada tingkat pemadatan dan ini tercermin dalam dua jenis kromatin yang ada dalam nukleus; eukromatin dan heterokromatin. Eukromatin kurang kompak daripada heterokromatin dan lebih aktif secara transkripsi.

Struktur penting lain yang ditemukan dalam nukleus adalah nukleolus. Ini sering terlihat sebagai tubuh yang sangat padat dan kadang-kadang disebut sebagai sub-organel, meskipun tidak terikat oleh membran. Nukleolus diperkaya dengan pengulangan rDNA tandem (daerah DNA yang mengkode rRNA atau RNA ribosom). Karena itu, peran utama nukleolus adalah sintesis rRNA dan perakitan ribosom – mesin sintesis protein sel.

Bersamaan dengan komponen struktural dan fungsional utama dari nukleus ini, lusinan rakitan kecil yang lebih kecil sering diamati. Ini termasuk tubuh cajal, tubuh leukemia promyelocytic, bintik nukleus, dll. Sementara fungsi struktur ini tetap tidak jelas, kehadiran mereka jelas menunjukkan tingkat tinggi kompartementalisasi fungsional dan organisasi dalam nukleus.

Pengertian Nukleus atau Inti Sel

Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika nukleus adalah salah satu komponen sel yang sangat penting baik bagi sel hewan mau pun sel tumbuhan karena nukleus adalah komponen paling dalam dan terlindungi sehingga jika diibaratkan nukleus ini mempunyai fungsi yang sama dengan otak yang terdapat pada manusia, sehingga nukleus ini dapat ditemukan baik pada sel hewan, sel tumbuhan mau pun sel manusia.

Nukleus ini merupakan inti sel yang adalah salah satu dari tiga bagian utama yang ada di dalam sel dan juga inti sel itu sendiri. Nukleus terdiri dari beberapa materi genetik, sebut saja seperti DNA, kromosom dan protein. Intil sel juga termasuk ke dalam salah satu organel sel yang bisa ditemukan di nyaris semua organisme eukariotik dan mempunyai tugas utama untuk mengatur aktivitas sel.

Sebuah penelitian yang dilakukan menunjukkan jika tak semua sel mempunyai nukleus, sehingga hal ini membuat ada sel yang memiliki satu nukleus saja, ada sel yang memiliki dua nukleus bahkan lebih, dan ada juga sel yang tidak memiliki nukleus sama sekali.

Ciri – Ciri Nukleus

  • Komponen penyusun nukleus ialah Kromosom dan Nukleolus (Anak Inti Sel)
  • Pada Membran Inti terdapat Pori Inti yang memiliki fungsi untuk keluar masuknya zat dari dan ke sel.
  • Pada Sel Eukariotik, inti terbentuk sempurna. Sementara pada Sel Prokariotik, inti belum terbentuk secara sempurna.
  • Terdapat pada tumbuhan dan hewan.

Bagian – Bagian Nukleus

Nukleus terdiri dari beberapa bagian yang cukup penting untuk keberlangsungan setiap makhluk hidup yang ada, terutama bagi sel hewan dan sel tumbuhan dan berikut ini bagian atau struktur yang terdapat di dalam nukleus.

Membran Sel

Yang pertama biasa disebut dengan membrane sel yang merupakan sebuah lapisan sel yang berada paling luar dan juga mempunyai fungsi untuk menjadi pemisah sel yang terletak di bagian dalam dengan sel yang berada di bagian lainnya. Bagian ini adalah sel yang bersifar permeable dan memiliki peran yang sangat penting yakni untuk menyeleksi setiap zat yang masuk dan keluar dari dalam sel, apabila zat tersebut baik bagi sel maka akan dibiarkan masuk, akan tetapi jika zat yang masuk ini tidak baik bagi sel maka tugasnya adalah untuk menyingkirkan sel tersebut.

Dinding sel

Bagain nukleus yang kedua adalah dinding sel dan merupakan lapisan sel yang paling luar dan memiliki tugas untuk melindungi membran sel atau plasma yang terletak pada tumbuhan. Dinding sel ini terdiri dan terbuat dari selulosa.

Sentrosom

Bagian nukleus yang berikutnya adakah sentrosom yang berada pada spesies hewan, yang di dalam sel hewan ini biasanya memiliki kandungan diantara 1 hingga 2 sentrrosom dengan fungsi penting untuk membantu proses mitosis.

Kloroplas

Sel yang ada pada tanaman ini memiliki warna hijau dan merupakan bagian dari nukleus. Tugasnya sendiri adalah untuk membantu proses produksi makanan yang dibantu oleh adanya cahaya matahari, proses ini biasa disebut dengan fotosintesi.

Kromoplas

Bagian yang berikutnya adalah kromoplas yang merupakan bagian dari sel tanaman yang memiliki variasi warna dan sel ini yang memberikan efek warna di setiap bunga serta tumbuhan.

Sitoplasma

Pada bagian nukleus yang satu ini, merupakan tempat untuk terjadinya proses metabolisme serta berbagai aktivitas yang lain yang terjadi di dalam sel hewan.

Sejarah Penemuan Nukleus

Inti sel atau nukleus merupakan organel pertama yang ditemukan dan diteliti oleh para ahli.

Inti sel pertama kali dideskripsikan oleh Antonie van Leeuwenhoek yang pada saat itu sedang meneliti inti sel yang terdapat di dalam sel darah merah salmon. Penggambaran inti sel juga dilakukan oleh Franz Bauer pada tahun 1802.

Kemudian pada tahun 1831, penggambaran inti sel dijelaskan lebih terperinci oleh seorang ahli botani dari Skotlandia yang bernama Robert Brown.

Dia meneliti inti sel pada sel epidermis bunga anggrek. Dari penelitian tersebut, dia tidak dapat menjelaskan fungsi dari inti sel tersebut.

Pada tahun 1838, Matthias Schleiden menyatakan bahwa inti sel mempunyai peran dalam pembentukan sel, yang kemudian diberi nama ‘cytoblast’ yang berarti ‘pembentuk sel’. Dia yakin bahwa dia telah melihat sel baru terbentuk disekeliling ‘cytoblast’.

Sekitar tahun 1877 dan 1878, Oscar Hertwig meneliti sejumlah studi dari fertilisasi telur landak laut yang menunjukkan bahwa inti sel sperma memasuki sel telur dan kemudian bergabung dengan inti sel tersebut.

Studi tersebut merupakan pertama kalinya muncul dugaan bahwa sebuah individu terbentuk dari sebuah inti sel.

Selain itu, Hertwig juga sudah meneliti hewan lain seperti moluska dan amfibi. Pada tahun 1884, Eduard Strasburger juga memperoleh hasil penelitian yang sama pada tumbuhan.

Jenis – Jenis Nukleus ( Inti Sel)

Sel Mononukleat

Sel mononukleat merupakan sel yang hanya mempunyai satu inti sel/ nukleus. Kebanyakan sel hewan dan tumbuhan hanya mempunyai satu inti sel.

Sel Multinukleat

  • Sel Multinukleat merupakan sel yang mempunyai lebih dari satu nukleus.
  • Untuk sel yang intinya dua disebut sel binukleat.
  • Sementara untuk sel yang intinya lebih dari dua disebut sel polinukleat.

Fungsi Nukleus pada Tumbuhan dan Hewan

Tak lengkap rasanya jika hanya mengetahui bagia bagian nukleus tanpa tahu fungsinya, dan berikut ini adalah fungsi nukleus beserta dengan penjelasannya.

  • Fungsi nukleus sebagai tempat penyimpanan protein.
  • Berfungsi dalam proses pembelahan sel.
  • Nukleus sebagai pusat pengendalian seluruh aktivitas suatu sel.
  • Sebagai tempat menyimpan informasi genetik.
  • Nukleus mengatur dalam pertukaran molekul antara inti dengan bagian sel yang lainnya.
  • Sebagai tempat berlangsungnya replikasi dan transkripsi DNA
  • Sebagai tempat menghasilkan mRNA dan sintesis ribosom
  • Fungsi lain yang dimiliki oleh nukleus ini adalah sebagai tempat penyimpanan semua informasi yang memiliki kaitan dengan genetik contohnya seperti proses pertumbuhan, metabolisme sel dan reproduksi.
  • Fungsi berikutnya dari nukleus adalah berperan sebagai pengontrol pertumbuhan sel.
  • Di dalam nukleus juga terdapat kandungan berbagai protein yang dapat mengontrol transkripsi secara langsung mau tidak langsung.
  • Inti sel juga bertugas untuk menjadi pengatur metabolisme nutrisi.
  • Dan yang terakhir nukleus memiliki peran besar di dalam proses sekresi ribosom.

Struktur Nukleus (Inti Sel)

Inti sel terdiri dari membran inti (lapisan inti), nukleoplasma, nukleolus dan kromosom. Nukleoplasma, juga dikenal sebagai karyoplasma, adalah matriks ada di dalam nukleus. Berikut penjelasan dari struktur inti sel, yaitu :

Membran inti

Membran nukleus merupakan struktur berlapis ganda yang membungkus isi inti. Lapisan luar dari membran tersambung ke retikulum endoplasma. Sebuah ruang berisi cairan atau ruang perinuklear berada dintara dua lapisan membran inti.

Membran Inti berkomunikasi dengan bagian lain dari sel atau sitoplasma melalui beberapa celah yang disebut pori-pori inti. Pori-pori inti ialah tempat untuk pertukaran molekul besar (protein dan RNA) antara inti dan sitoplasma.

Kromosom

Kromosom yang terletak dalam bentuk string DNA dan histon (molekul protein) dinamai dengan kromatin. Kromatin digolongkan menjadi heterokromatin dan eukromatin berdasarkan fungsi.

Jenis yang pertama adalah sangat kental, bentuk transkriptionalli aktif, kebanyakan berada sangat dekat dengan membran nuklir. Di sisi lain, euchromatin merupakan organisasi halus, kurang kental kromatin, yang ditemukan berlimpah dalam sel transkrip.

Nukleolus

Nukleolus ialah berbentuk struktur padat, bulat ada di dalam nukleus. Beberapa organisme eukariotik mempunyai inti yang berisi sampai 4 nukleolus. Nucleolus memiliki peran tidak langsung dalam sintesis protein dengan menghasilkan ribosom. ribosom ini termasuk organel sel yang terdiri dari RNA dan protein, mereka diangkat ke sitoplasma, yang lalu menempel pada retikulum endoplasma. Ribosom juga merupakan organel penghasil protein sel. Nukleolus menghilang ketika sel mengalami pembelahan dan direformasi setelah selesainya pembelahan sel.

Itulah tadi penjelasan tentang Fungsi Nukleus yang sudah kami jabarkan secara detail untuk kalian semua,setidaknya saat ini kalian sudah mengetahui jika fungsi nukleus memang sangat penting baik bagi sel hewan mau pun sel tumbuhan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk terus membaca artikel kami yang menarik lainnya dan sampai jumpa di pembahasan berikutnya.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *