12 Fungsi Mikrofilamen – Penjelasan Lengkap Dengan Gambar


Mikrofilamen

Sobat baca semua, dalam jumpa baca kita kali ini kita kembali dengan pelajaran atau bidang study Biologi, namun kali ini kita akan coba membahas tentang fungsi aztau guna dari Mikrofilamen, apakah kalian sudah pernah mendengar apa yang dimaksud dengan Mikrofilamen in ? berikut ini penjelasannya.

Dengan ukuran yang sangat kecil yakni hanya memiliki diameter sebesar 5 hingga 7 nm saja, menjadikan mikrofilamen sebagai salah satu organel sel yang paling kecil, namun meski ukurannya sangat kecil fungsi dari mikrofilamen ini ternyata sangat penting.

Mikrofilamen ini terdiri dari untaian protein globular dan juga aktin yang lebih sering dikenal dengan protein kontraktil dan berada di dalam sel sel otot.

Mikrofilamen memiliki keterkaitan dengan myosin yang jenisnya sama dengan protein yang memiliki tugas untuk bekerja sama dengan aktin yang berada di dalam sel otot agar dapat menghasilkan kontraksi, hal ini dikarenakan adanya aktin miosin yang terletak pada mikrofilamen. Sehingga membuat organel satu ini memiliki tanggung jawab dalam semua gerakan yang ada di dalam organel sel.

Salah satu contoh dari gerakan sel ini adalah kontraksi, aliran sitoplasma, eksositosis, endositosis, gerak amoeboid dan juga perubahan yang terjadi pada sel.

Jadi sudah tahu kan, apa itu mikrofilamen? Seperti yang disebutkan di atas, jika pada kali ini kita akan memberikan pembahasan mengenai fungsi mikrofilamen secara jelas dan lengkap. Nah, mau tahu apa saja fungsinya? Simak di bawah ini ya!

Fungsi Mikrofilamen

  • Mikrofilamen bertanggung jawab untuk pemutusan galur pada sitokinesis He
  • Pergerakan “amuboid” dan fagositosis.
  • Mikrofilamen untuk menahan tegangan (gaya tarik).
  • Mikrofilamen mempertahankan bentuk sel.
  • Mikrofilamen memiliki peran dalam perubahan bentuk sel kontraksi otot.
  • Mikrofilamen ini biasanya membentuk jaringan sub membran plasma untuk mendukung bentuk sel.
  • Kontraksi otot (filamen aktin bergantian dengan serat yang lebih tebal dari myosin, yang membentuk protein motorm dalam jaringan otot ).
  • Siklosis (pergerakan komponen sitoplasma di dalam sel).
  • Mikrofilamen bertanggung jawab untuk pemutusan jalur pada sitokinesis He.
  • Mikrofilamen berperan dalam perubahan bentuk sel kontraksi otot.
  • Mikrofilamen biasanya membentuk jaringan sub membran plasma untuk mendukung bentuk sel.
  • Kontraksi otot (filamen aktin bergantian dengan serat yang lebih tebal dari myosin, membentuk protein motor, dalam jaringan otot).

Mikrofilamen merupakan salah satu organel paling kecil tapi memiliki fungsi dan peran yang cukup penting. Mikrofilamen memiliki fungsi untuk menahan tegangan atau gaya tarik, selain itu mikrofilamen juga bertugas untuk mempertahankan bentuk sel, fungsi mikrofilamen yang lain adalah memiliki tugas yang sangat penting di dalam proses perubahan sel atau kontraksi otot.

Mikrofilamen juga bertugas dalam kontraksi otot atau filament aktin yang secara bergantian untuk membentuk serat yang lebih tebal dari myosin yang nantinya akan dapat membentuk sebuah protein motorm yang berada di dalam jaringan otot, mikrofilamen juga memiliki tugas sebagai siklois atau pergerakan komponen sitoplasma yang terdapat di dalam sel, serta memiliki tugas di dalam pergerakan amuboid dan juga fagositosis.

Seain itu mikrofilamen memiliki tanggung jawab di dalam pemutusan jalur yang terdapat pada He.

Mikrofilamen dapat ditemukan berkumpul di sekitar pingguran atau tepat berada di bawah permukaan luar, di sini lah mikrofilamen akan bisa mengatur bentuk sel dan juga menanggapi perubahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Filament tipis ini juga memiliki tugas dan peran yang sangat penting di dalam proyeksi kecil dari permukaan sel yang terletak di bagian kanal sebagai mikrovili, dikarenakan mereka juga akan bisa membentuk tonjolan yang memiliki bentuk lebih besar sehingga dapat memungkinkan sel untuk dapat bergerak dengan menggunakan cara seperti yang dilakukan amoeba untuk melintasi permukaan.

Mikrofilamen ini juga memiliki keterlibatan di dalam perluasan permukaan yang ada pada beberapa sel kekebalan untuk menelan zat yang tidak diinginkan.

Di dalam otot, filament aktin akan bergabung dengan filament miosin yang sedemikian rupa sehingga dapat memberikan kekuatan otot serta kemampuan untuk dapat melakukan kontraksi mereka. Filament miosin ini akan dibundel bersamaan agat bisa membentuk filament tebal yang memiliki diameter dengan ukuran 15 nm.

Di dalam tumpukan filament tebal atau pun di dalam tumpukan filament tipis ini nantinya akan diatur secara bergantian sepanjang serat dan juga otot yang memiliki tujuan untuk membuatnya menjadi tumpang tindih di antara satu sama lain, selama kontraksi otot tengah berlangsung maka aka nada hubungan di antara filament tipis dan filament tebal ini yang dibuat dengan bentuk putus putus yang nantinya akan dapat menyebabkan filament agar dapat meluncur antara satu sama lain dalam pergerakan yang sama seperti roda gigi.

Jadi sekarang sudah tahu kan, penjelasan mengenai mikrofilamen beserta dengan fungsinya yang tentunya wajib untuk kamu ketahui, terutama jika kamu yang masih belum mengerti sama sekali mengenai mikrofilamen apalagi fungsinya.

Karena seperti yang telah dijelaskan di atas jika mikrofilamen memiliki fungsi yang cukup penting dan wajib untuk kamu ketahui mengenai apa saja fungsinya, semoga pembahasan kali ini bermanfaat dan dapat memberikan ilmu pengetahuan baru bagi kamu semua dan sampai jumpa pada pembahasan berikutnya.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *