Bagaimana mielin mempengaruhi transmisi saraf?


Mielin adalah gabungan fosfolipid yang dibuat oleh sel yang disebut sel oligodendrosit dan Schwann dalam sistem saraf.

Sel-sel ini mengelilingi beberapa (tidak semua) akson dari sistem saraf. Ketika melilit akson beberapa kali, akson menjadi ‘terisolasi’; ini berarti bahwa ia sekarang dapat mengirimkan impuls listrik lebih cepat daripada yang dilakukan saat tidak dihubungi.

Pemindahan potensial aksi yang sangat cepat ini, atau impuls elektrokimia, ke akson dipercepat dengan adanya pemisahan antara sel-sel yang memberikan mielin ini. Pemisahan ini disebut node. Kemudian, impuls elektrokimia berakhir ‘melompat’ antara node (disebut Nodes of Ranvier) yang mengarah ke proses konduksi impuls saraf yang sangat, sangat cepat yang disebut konduksi salutatory.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *