Apa yang dimaksud dengan Habitat?


Kebanyakan orang akan setuju bahwa tidak ada tempat tinggal lain selain rumah. Dalam artikel ini, kita akan membahas versi biologis “rumah”, yang dikenal sebagai habitat. Adalah penting bagi kita untuk mengetahui apa yang membentuk habitat kita, serta habitat organisme lain.

Apa yang dimaksud habitat

Habitat adalah rumah alam atau lingkungan dari tumbuhan, hewan, atau organisme lainnya. Pikirkan tentang tempat di mana Anda akan menghabiskan hari-hari Anda – jika Anda bangun pagi ini di tempat tidur Anda, kemudian pindah ke dapur untuk sarapan, dan mengelus kucing Anda sebelum berangkat kerja, maka Anda berinteraksi dengan banyak bagian habitat Anda.

Habitat terdiri dari dua faktor yakni biotik dan abiotik yang ditemukan di lingkungan. Faktor biotik adalah makhluk hidup, sedangkan faktor abiotik adalah hal-hal tak hidup. Habitat menyediakan organisme untuk tinggal di sana lengkap dengan makanan, air, tempat tinggal, dan ruang untuk bertahan hidup.

Faktor abiotik habitat Anda adalah berbagai bagian rumah Anda termasuk pekerjaan yang Anda tempati. Faktor biotik habitat Anda adalah siapapun yang hidup dengan anda serta setiap tanaman atau hewan yang berinteraksi dengan teratur.

Setiap organisme hidup memiliki habitat. Habitat bervariasi dari setiap organisme, karena semua makhluk hidup memiliki kebutuhan yang berbeda untuk bertahan hidup. Beberapa spesies memiliki kebutuhan habitat yang fleksibel, sementara spesies lain membutuhkan habitat yang sangat spesifik untuk bertahan hidup.

Ambil contoh, misalnya, kantong semar – tanaman karnivora yang unik ditemukan di Amerika Serikat bagian timur. Mereka bertahan dengan menjebak dan mencerna serangga kecil.

Mereka ditemukan di daerah berawa yang kurang banyak mineral, tetapi memiliki banyak kelembaban dan menerima banyak sinar matahari. Mereka juga membutuhkan tanah yang memiliki tingkat pH rendah.

Mengingat persyaratan habitat yang khusus ini, tidak ada banyak tempat di mana kantong semar dapat berkembang, dan banyak spesies sekarang terancam punah akibat perusakan habitat.

Perusakan habitat merupakan proses di mana habitat alami diberikan secara fungsional dapat mendukung spesies ini. Pelebaran pemukiman penduduk tidak jarang malah merusak suatu habitat organisme tertentu, ini adalah contoh pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan.

Apakah Anda pernah memiliki akuarium di rumah Anda? Jika demikian, Anda harus merancang habitat yang baik agar ikan Anda bertahan hidup. Ikan di akuarium membutuhkan air dan suhu yang dirawat dengan baik, sumber makanan, dan untuk beberapa ikan, penampungan atau tanaman untuk membuat mereka merasa aman. Semua hal ini dibuat secara bersama-sama untuk membuat habitat ikan yang memadai.

Apakah Pengertian Habitat
Habitat adalah rumah alam atau lingkungan dari tumbuhan, hewan, atau organisme lainnya. Pikirkan tentang tempat di mana Anda akan menghabiskan hari-hari Anda

Contoh Habitat

Berikut ini contoh dari habitat di sekitar kita seperti:

  • Habitat ikan mas, ikan nila, ikan gurame,  yaitu perairan tawar.
  • Habitat harimau yaitu hutan.
  • Habitat buaya muara yaitu di perairan payau.
  • Habitat Notonecta (sejenis hewan air) daerah danau, kolam, dan perairan yang dangkal yang di tumbuhi oleh vegetasi.
  • Habitat pohon durian yaitu tanah daratan dataran rendah.
  • Habitat eceng gondok yaitu daerah perairan yang terbuka.
  • Habitat hiu, paus, lumba-lumba yaitu laut.
  • Habitat pohon bakau yaitu daerah pasang surut atau daerah pantai.
  • Habitat pohon cemara gunung yaitu hutan dataran tinggi.

Fungsi Habitat

Berikut ini fungsi utama dari habitat, diantaranya:

1. Tempat untuk hidup

Fungsi utama dari habitat yaitu sebagai tempat hidup makhluk hidup. Dengan habitat yang sesuai maka suatu spesies makhluk hidup dapat berkembangbiak, mencari makanan, hingga bertahan hidup.

2. Sebagai tempat perlindungan

Habitat yang cocok bagi suatu spesies makhluk hidup, maka spesies tersebut kemungkinan besar dapat bertahan dari berbagai macam ancaman, misalnya seperti ancaman dari predator atau pemangsa.

Macam macam Habitat

Umumnya terdapat 4 habitat yaitu daratan, perairan tawar, perairan payau dan perairan bahari atau laut. Tapi jika di bagi-bagi lagi habitat berdasarkan waktu dapat diketahui menjadi 4 macam (Kramadibrata – 1996):

1. Habitat yang konstan

Merupakan habitat yang kondisinya secara terus menerus reletif menjadi baik atau kurang baik.

2. Habitat yang memusim

Merupakan habitat yang sifatnya relative menjadi teratur secara berganti-ganti bisa membaik dan kurang baik.

3. Habitat tidak menentu

Merupakan habitat yang mengalami perubahan dalam suatu periode dengankondisi lamanya yang dapat bervariasi sehingga kondisi darii habitat tersebut susah atau tidak bisa di prediksi.

4. Habitat yang ephemeral

Merupakan habitat yang mengalami periode kondisi yang baik tapi kondisi tersebut berlangsung relative singkat, lalu diikuti oleh suatu periode dimana kondisinya berlangsung relatife lama.

Adapun kondisi dari habitat menurut ruang, dibagi menjadi 3 macam diantaranya:

5. Habitat bersinambung

Yaitu suatu habitat yang mengandung area dengan kondisi yang baik dan luas sehingga dapat dijelajahi oleh populasi makhluk hidup yang menghuninya.

6. Habitat terputus-putus

Yaitu habitat yang areanya memiliki kondisi yang baik, tapi lokasinya berselang-seling dengan area yang kondisinya kurang baik.

7. Habitat terisolasi

Yaitu habitat yang kondisi areanya baik tapi luasnya sangat terbatas dan jarak lokasinya jauh dari area berkondisi kurang baik.

Ringkasan Pengertian Habitat

Seperti yang Anda lihat, habitat memasok segala sesuatu kepada organisme untuk bertahan hidup. Hal-hal ini termasuk tempat tinggal, air, makanan, dan ruang. Habitat datang dalam berbagai bentuk dan spesifik untuk organisme individual yang berada di dalamnya.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *