Jenis-Jenis Energi Dan Contohnya


Energi nuklir

Energi nuklir adalah energi yang terperangkap di dalam setiap atom. Energi nuklir dapat dihasilkan baik dengan proses fusi (menggabungkan atom) atau fisi (pemisahan atom). Proses fisi adalah metode yang banyak digunakan.

Uranium adalah bahan baku utama. Uranium ditambang dari banyak tempat di seluruh dunia. Ini diproses (untuk mendapatkan uranium yang diperkaya, yaitu isotop radioaktif) menjadi pelet kecil. Pelet ini dimuat ke batang panjang yang dimasukkan ke dalam reaktor pembangkit listrik. Di dalam reaktor pembangkit listrik tenaga atom, atom uranium terbelah dalam reaksi berantai terkendali. Bahan fisil lainnya termasuk plutonium dan thorium.

Dalam reaksi berantai, partikel yang dilepaskan oleh pemecahan atom menyerang atom uranium lainnya dan membelahnya. Partikel yang dilepaskan oleh ini selanjutnya memecah atom lain dalam proses berantai. Di pembangkit listrik tenaga nuklir, batang kendali digunakan untuk menjaga pemisahan tetap teratur, sehingga tidak terjadi terlalu cepat. Ini disebut moderator.

Reaksi berantai melepaskan energi panas. Energi panas ini digunakan untuk merebus air berat di inti reaktor. Jadi, alih-alih membakar bahan bakar, pembangkit listrik tenaga nuklir menggunakan energi yang dilepaskan oleh reaksi berantai untuk mengubah energi atom menjadi energi panas. Air berat dari sekitar inti nuklir dikirim ke bagian lain dari pembangkit listrik. Di sini memanaskan satu set pipa diisi dengan air untuk menghasilkan uap. Uap dalam rangkaian pipa kedua ini memutar turbin untuk menghasilkan listrik.

Jenis-Jenis Energy Dan Contohnya – Energi merupakan istilah yang pastinya telah sering kita dengar. Apalagi bagi mereka yang menggeluti dunia Ilmu Pengetahuan Alam. Jika dilihat dari pengertian secara umum energy adalah kemampuan untuk atau dalam melakukan suatu tindakan maupun pekerjaan (usaha). Tentu saja dalam melakukan suatu hal pastinya kita membutuhkan dan memanfaatkan energy. Baik itu kita lakukan secara sadar ataupun tidak sadar.

Energi adalah elemen dasar di alam. Energi bermanfaat untuk menggerakan mobil di jalan raya, menerbangkan pesawat untuk membawa kita ke tujuan liburan kita, memungkinkan kita memiliki cahaya di rumah kita, atau kita dapat menonton televisi dan organ-organ kita berfungsi dengan baik.

Energy dapat didefinisikan sebagai suatu gaya atau tenaga untuk berbuat sesuatu, yang umumnya dimengerti sebagai kemampuan dalam melakukan suatu pekerjaan. Sementara kerja itu sendiri dapat didefinisakan sebagai usaha untuk memindahkan benda sejauh S (m) dengan gaya F (Newton). Misalnya saja ketika kita sedang berjalan pasti membutuhkan energy. Akan tetapi dalam melakukan suatu kegiatan kita membutuhkan energy dalam jumlah dan bentuk yang berbeda-beda. Energy itu sendiri sebenarnya tidak dapat dilihat akan tetapi pengaruhnya bisa dirasakan.

Secara umum energy dapat berubah bentuk dari satu bentuk energy ke bentuk energy yang lain. Contoh, pada saat kita memakai setrika maka energy listrik akan berubah menjadi energy panas. Pada kehidupan sehari-hari tentu saja kita tidak lepas dari yang namanya energy. Bahkan terdapat Jenis-Jenis Energy Dan Contohnya yang terdapat disekitar kita. Berikut ini ulasan mengenai macam atau jenis energy yang mungkin pernah kita gunakan akan tetapi hanya sedikit dari kita yang mengerti atau memahaminya.

jenis energi

Contoh energi

Energi dapat dibuat, disimpan atau ditransfer dari satu tempat ke tempat lain atau dari satu benda ke benda lain dengan cara yang berbeda. Di bawah ini kami tuliskan daftar berbagai jenis energi:

1. Energi mekanik

Jenis energi ini dikaitkan dengan pergerakan dan posisi suatu benda secara normal dalam beberapa medan gaya (misalnya, medan gravitasi). Biasanya dibagi menjadi energi kinetik dan energi potensial. Energy mekanik merupakan energy yang dihasilkan oleh benda dikarenakan sifat geraknya, sehingga semua benda yang bergerak memiliki energy mekanik. Energy mekanik ini adalah gabungan dari energy potensial dan energy kinetik. Contohnya buah kelapa atau buah mangga yang masih berada di pohonnya memiliki energy mekanik.

2. Energi kinetik

Energi kinetik adalah jenis energi mekanik, yang dikaitkan dengan benda yang bergerak. Jika tidak bergerak, ia tidak memiliki energi kinetik. Energy kinetik atau dapat juga disebut dengan energi gerak merupakan jenis energy yang terdapat dalam suatu gerakan atau energy yang berhubungan dengan pergerakan suatu benda. Ketika kecepatan benda semakin besar dalam bergerak, maka semakin besar pula besaran energy kinetik yang akan dihasilkan. Contohnya yaitu ketika bola menggelinding, air yang mengalir, dan lain sebagainya.

3. Energi potensial

Energi potensial juga merupakan jenis energi mekanik, khususnya energi yang disimpan. Energi potensial bisa dalam bentuk potensial gravitasi atau energi potensial pegas. Energy potensial dapat diartikan sebagai energy yang tersimpan atau terkandung didalam suatu benda karena ketinggiannya. Pada umumnya semua benda yang ada diatas permukaan bumi mempunyai energy potensial yang diakibatkan oleh gaya gravitasi bumi. Contohnya ketika batu yang berada pada ketinggian tertentu mempunyai energy potensial untuk jatuh, begitu pula dengan contoh lainnya seperti anak panah dan juga pegas.

4. Energi gravitasi

Penting juga untuk memahami perbedaan antara energi potensial dan energi gravitasi. Setiap benda dapat memiliki energi potensial tetapi energi gravitasi disimpan hanya pada ketinggian benda. Setiap kali benda berat terangkat tinggi, energi atau kekuatan yang menjaga keseimbangannya agar tidak jatuh.

5. Energi suara (bunyi) atau akustik

Musik tidak hanya membuat kita menari, tetapi suara juga mengandung energi. Faktanya, suara adalah pergerakan energi melalui zat-zat dalam gelombang longitudinal. Suara dihasilkan ketika suatu gaya menyebabkan suatu benda atau zat bergetar dan, karenanya, energi ditransfer melalui zat dalam gelombang. Energy bunyi adalah jenis energy yang dihasilkan dari suatu benda yang bergetar. Kemudian bunyi tersebut akan merambat melalui perantara udara. Partikel-partikel udara yang bergetar tersebut selanjutnya akan menimbulkan getaran bunyi. Maka dari itu benda yang dapat menghasilkan bunyi disebut dengan sumber bunyi. Contohnya petir yang menggelegar merambat melalui udara, alat music seperti drum, terompet, gitar serta lonceng yang dipukul akan mengeluarkan bunyi.

6. Energi listrik

Materi terdiri dari atom, yang terdiri dari elektron yang terus bergerak. Pergerakan elektron-elektron ini tergantung pada jumlah energi yang dimilikinya, yang saya maksudkan dengan energi potensial. Jenis-Jenis Energy Dan Contohnya yang sering kita gunakan setiap hari yaitu energy listrik. Energy ini diartikan sebagai jenis energy yang timbul disebabkan adanya perpindahan muatan-muatan listrik. Muatan listrik tersebut mengalir melewati muatan kabel. Dalam kehidupan sehari-hari energy yang satu ini paling banyak digunakan, apalagi ketika memakai alat-alat elektronik rumah tangga. Pada dasarnya muatan yang mengalir pada energy listrik adalah muatan electron. Contohnya listrik banyak digunakan dalam penerangan untuk menyalakan lampu, dan dapat juga digunakan untuk menyalakan TV, mesin cuci, dan lain sebagainya.

7. Energi kalor (termal)

Energi kalor dikenal sebagai energi yang berasal dari suhu materi. Semakin panas suatu zat, semakin banyak molekul yang bergetar dan, karenanya, semakin besar energi termal.

8. Energi kimia

Energi kimia adalah energi yang tersimpan dalam ikatan senyawa kimia (atom dan molekul). Ini dilepaskan dalam reaksi kimia, sering menghasilkan panas (reaksi eksotermik). Baterai, minyak, gas alam, dan batu bara adalah contoh energi kimia yang tersimpan. Biasanya, sekali energi kimia dilepaskan dari suatu zat, zat itu diubah menjadi zat yang sama sekali baru. Energy kimia jenis energy yang dihasilkan oleh reaksi kimia atau diartikan sebagai energy yang dilepaskan selama proses reaksi kimia. Sebenarnya makanan yang sering kita konsumsi juga mengandung unsur kimia di dalamnya. Contoh dari energy kimia yaitu senter dapat menyala dikarenakan adanya reaksi kimia terhadap baterai, reaksi pada aaki kendaraan, dan lain sebagainya.

9. Energi magnetik

Ini adalah jenis energi yang berasal dari energi yang dihasilkan oleh magnet tertentu. Magnet ini menciptakan medan magnet permanen dan juga energi yang dapat digunakan di berbagai sektor.

10. Energi nuklir

Energi nuklir adalah energi yang dihasilkan dari reaksi nuklir dan perubahan inti atom atau dari reaksi nuklir. Fisi nuklir dan peluruhan nuklir adalah contoh dari jenis energi ini. Enegri nuklir merupakann ejnis energy yang dihasilkan oleh reaksi dari bahan radioaktif. Rekasi nuklir ini terjadi pada inti atom yang bergabung menjadi inti atom yang lain serta partikel lainnya. Energy yang dihasilkan oleh energy ini sangat besar sehingga bisa digunakan untuk pembangkit listrik. Misalnya dapat dilihat dari kasusu bom atom.

11. Energi radiasi

Energi radiasi, juga dikenal sebagai energi elektromagnetik yang dimiliki oleh gelombang elektromagnetik. Sebagai contoh, segala bentuk cahaya memiliki energi elektromagnetik, termasuk bagian spektrum yang tidak dapat kita lihat. Radio, sinar gamma, sinar-X, gelombang mikro dan sinar ultraviolet adalah contoh lain dari energi elektromagnetik.

12. Energi angin

Energi angin adalah jenis energi kinetik yang diperoleh dari angin. Ini digunakan untuk menghasilkan jenis energi lain, terutama energi listrik. Ini adalah jenis energi terbarukan, dan contoh utama untuk melihatnya adalah “kincir angin” yang dapat bervariasi ukurannya.

13. Energi matahari

Energi surya juga merupakan jenis energi terbarukan, yang diperoleh dengan menangkap cahaya dan panas yang dipancarkan oleh Matahari. Panel surya biasanya digunakan untuk reuptake dan ada dua jenis energi surya:

  • Fotovoltaik: mengubah sinar matahari menjadi listrik melalui penggunaan panel surya.
  • Fototermal: menggunakan panas untuk membuat energi berkat kolektor surya
  • Termoelektrik: mengubah panas menjadi energi listrik secara tidak langsung.

14. Energi hidrolik

Sekali lagi, jenis energi terbarukan, yang memiliki energi potensial gravitasi dan, jika dijatuhkan, juga mengandung energi kinetik, karena ia menggunakan gerakan air untuk menghasilkan energi ini.

15. Energi cahaya

Ini adalah energi yang diangkut oleh cahaya, tetapi tidak boleh dikacaukan dengan energi radiasi, karena pada yang terakhir tidak semua panjang gelombang membawa jumlah energi yang sama. Energi cahaya mampu menyamak atau membakar kulit kita, sehingga dapat digunakan, misalnya, untuk melelehkan logam. Energy cahaya diperoleh dari benda-benda yang mempu memancarkan cahaya. Energy cahaya diaartikan sebagai jenis energy yang dihasilkan dari gelombang elektromagnetik. Contohnya adalah cahaya matahari, Cahaya senter, cahaya lampu, dan lain sebagainya.

16. Energi Panas (Kalor)

Energy panasa dapat juga disebut dengan energy kalor. Energy ini dapat dihasilkan dari getaran atau gerakan partikel molekul yang tersusun dalam satu benda. Dapat juga diartikan bahwa energy panasa atau kalor merupakan jenis energy yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan suhu ataupun perubahan wujud zat tertentu. Contoh dari energy kalor atau panas yaitu ketika memanaskan air dengan menggunakaan api, maka suhu api akan berpindah ke air. Sehingga air akan panas dan mendidih.

17. Energy Otot

Energy otot adalah energy yang asalnya dari otot yang ada didalam tubuh manusia atau makhluk hidup lainnya, misalnya hewan. Manusia dan hewan dapat menggerakkan semua anggota tubuhnya disebabkan terdapat energy otot yang selalu berperan dalam kegiatan sehari-hari. Contoh dari energy otot secara umum yaitu ketika kita mengangkat beban, atau melakukan kegiatan berlari maka kita akan menggerakkan kaki. Dimana kaki tersebut dalam bergerak dibantu oleh energy otot.

18. Energi pegas

Energy pegas merupakan jenis energy yang terdapat pada semua benda dengan sifat lentur atau elastis. Contohnya dapat dilihat pada benda lentur seperti trampoline, bususr, ketapel, per, dan lain sebagainya.

Pengertian Energi

Energi berasal dari bahasa Yunani yakni “ergon” yang artinya kerja. Dalam melakukan pekerjaan selalu menggunakan energi, baik dengan sadar ataupun tidak sadar, misalnya ketika kita sedang berjalan kita memerlukan energi. Tetapi setiap aktivitas memerlukan energi dalam jumlah dan bentuk yang berbeda-beda.

Sifat-Sifat Energi

  • Transformasi energi ialah energi bisa diubah dalam bentuk lain. Sebagai conohnya energi panas pembakaran menjadi energi mekanik mesin.
  • Transfer energi yaitu energi panas dari suatu material atau tempat dapat di transferkan ke tempat atau metrial lain. Sebgai contoh pemanasan air pada panci, dengan energi panas yang berasal di api ditransferkan melalui material panci sehingga memanaskan air dan setelah melalui titik didih air, maka air akan menguap.
  • Energi dapat dipindahkan yakni dari benda lain oleh suatu gaya yang menyebabkan pergeseran. Dalam hal ini sering disebut dengan energi mekanik.
  • Energi ialah kekal merupakan energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan.

Contoh Perubahan Energi

  • Energi listrik menjadi energi panas pada pemakaian setrika untuk menggosok pakaian.
  • Energi kimia menjadi energi gerak (mekanik) pada makanan yang kita makan diolah dengan reaksi kimia menjadi sumber energi dalam beraktivitas.
  • Energi listrik menjadi energi bunyi ada pemakaian bel yang menghasilkan bunyi
  • Energi gerak (mekanik) menjadi energi panas pada gesekkan dua benda dengan terus menerus menghasilkan panas
  • Energi listrik menjadi energi gerak (mekanik) pada pemakaian kipas angin
  • Energi cahaya menjadi energi kimia pada pemanfaatan cahaya matahari.

Demikian ulasan mengenai Jenis-Jenis Energy Dan Contohnya yang sering kita gunakan dalam keiduan sehari-hari serta dalam melakukan suatu kegiatan tertentu. Semoga dapat memberikan informasi dan bermanfaat.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *