Bandingkan sistem pemanenan air tradisional dengan sistem portabel di daerah perbukitan/pegunungan atau dataran atau dataran tinggi.

Pemanenan air hujan adalah proses atau teknologi sederhana yang digunakan untuk melestarikan Air Hujan dengan mengumpulkan, menyimpan, menyampaikan, dan memurnikan Air hujan yang mengalir dari atap, taman, jalan, lahan terbuka, dll. untuk digunakan nanti. Proses pemanenan air hujan melibatkan pengumpulan dan penyimpanan air hujan dengan bantuan sistem yang dirancang secara artifisial yang mengalir secara alami atau daerah tangkapan buatan manusia seperti- atap, senyawa, permukaan batu, lereng bukit, tanah kedap air atau semi-tembus buatan yang diperbaiki secara artifisial. permukaan.

Perbandingan pemanenan air hujan di daerah perbukitan dan dataran

Di dataran, struktur pemanen air adalah tanggul tanah berbentuk bulan sabit. Ini adalah rendah, lurus, dan beton.
Di daerah perbukitan, sistem irigasi kanal yang disebut Kulhsis digunakan untuk pemanenan air. Ini melibatkan pengumpulan air hujan di sungai, yang kemudian dialihkan ke saluran buatan manusia di lereng bukit.

  • Sistem pemanenan air yang digunakan di daerah perbukitan/pegunungan adalah Naula dan Kuhl. Naula adalah sumur kecil, atau kolam tempat air dikumpulkan dengan membuat dinding batu di seberang sungai. Air ini digunakan untuk keperluan minum.
  • Kuhl adalah saluran permukaan yang mengalihkan air dari aliran alami dan mengalir pada ketinggian yang lebih tinggi dari aliran sungai untuk mengairi lahan di hulu.
  • Darns juga dibangun di atas daerah pegunungan berbukit untuk menyimpan air dan kemudian menggunakannya untuk menghasilkan listrik.
3

May 10, 2022 2:03 am