Pengertian ileum


Ileum adalah Bagian ketiga dan terakhir dari usus kecil. Usus penyerapan ( bahasa Inggris : ileum) adalah bagian terakhir dari usus halus Pada sistem pencernaan manusia , ) ini memiliki panjang sekitar 2-4 m dan terletak setelah duodenum dan jejunum , dan dilanjutkan oleh usus buntu Ileum memiliki pH antara 7 dan 8 (netral atau sedikit basa) dan berfungsi menyerap vitamin B12 dan garam-garam empedu.

  • Duodenum (usus dua belas jari), jejunum (usus kosong), dan ileum (usus penyerapan)
  • Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi oleh enzim-enzim yang dihasilkan oleh dinding usus dan pankreas
  • Proses penyerapan sari-sari makanan berlangsung di dalam ileum. Ini menyampaikan pembuluh darah dan saraf dan rumah kelenjar getah bening Mesentery konvergen ke akarnya Ini adalah di mana cabang-cabang arteri mesenterika tengkorak dari aorta Permukaan lumenal dari jejunum , tercakup dalam jari seperti proyeksi dari mukosa , yang disebut vili , yang meningkatkan luas permukaan jaringan yang tersedia untuk menyerap nutrisi dari bahan makanan tertelan

Sel-sel epitel yang melapisi vili ini memiliki mikrovili Transportasi nutrisi di sel epitel melalui jejunum dan ileum termasuk transport pasif gula fruktosa dan transpor aktif dari asam amino , peptida kecil , vitamin , dan sebagian glukosa Vili di jejunum yang lebih lama daripada di duodenum atau ileum Jejunum mengandung sangat sedikit kelenjar Brunner (dapat ditemukan di duodenum ) atau patch Peyer (dapat ditemukan di ileum ) Fungsi utama jejunum adalah pembelahan nutrisi , penyerapan nutrisi lipofilik , dan penyerapan air. Kantung empedu yang terdapat dalam usus dua belas jari ini memiliki fungsi untuk mengemulsikan lemak supaya mudah diserap oleh tubuh menjadi asam lemak dan memberikan zat warna kecokelatan pada makanan yang sedang dalam proses pencernaan.

Usus halus atau usus kecil adalah bagian dari saluran pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar Usus halus terdiri dari tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum). Usus halus sendiri merupakan salah satu organ yang memiliki peran cukup penting dalam proses pencernaan manusia, makanan yang awalnya berada di mulut setelah dikunyah dan ditelan akan masuk ke lambung melalui kerongkongan dan setelah itu akan masuk kedalam usus halus. Usus halus mempunyai dua fungsi utama: (1) pencernaan, yaitu proses pemecahan makanan menjadi bentuk yang dapat tercerna melalui kerja berbagai enzim dalam saluran gastrointestinal, dan (2) absorpsi bahan-bahan nutrisi dan air.

Sistem pencernaan atau sistem gastroinstestinal (mulai dari mulut sampai anus) adalah sistem organ dalam manusia yang berfungsi untuk menerima makanan, mencernanya menjadi zat-zat gizi dan energi, menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah serta membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna atau merupakan sisa proses tersebut dari tubuh menjadi vese yang keluar melalui anus. Sementara duodenum membuat dan menyelesaikan pencernaan kimiawi, fungsi usus halus jejenum membuat nyaris 90% proses penyerapan nutrisi dari makanan yang dicerna. Kegunaan Usus Halus Manusia selanjutnya ialah untuk menghaluskan Makanan yang masuk dan ketika tubuh mencerna makanan didalam organ usus halus maka makanan yang diproses tersebut akan berubah menjadi cairan untuk selanjutnya akan diproses organ pencernaan lainnya dan disalurkan ke seluruh peredaran darah.

Dan salah satu fungsi usus halus dalam proses pencernaan manusia ialah menyerap nutrisi dari setiap makanan untuk dialirkan keseluruh peredaran darah. Fungsi Usus Halus di Dalam Tubuh Yang Sangat Luar Biasa –¬†Usus halus merupakan salah satu organ dalam sistem pencernaan, yang secara garis besar memiliki tugas untuk menyerap nutrisi dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Sementara duodenum melakukan dan menyelesaikan pencernaan kimiawi, fungsi usus halus jejenum melakukan hampir 90% proses penyerapan nutrisi dari makanan yang dicerna.

Saluran pankreas dan empedu terhubung langsung dengan usus halus, getah pankreas berfungsi untuk memecah makanan, sedangkan empedu berfungsi untuk pemecahan dan pencernaan lemak. Setiap organ dalam sistem pencernaan manusia memiliki peranan penting dengan fungsi yang berbeda-beda, misalnya mulut sebagai pintu masuk makanan di mana makanan akan dikunyah secara mekanik oleh gigi dengan unsure kimiawi yang dimiliki oleh ludah yang mengandung enzim amylase (Ptyalin) akan mempermudah proses system pencernaan manusia dengan menghancurkan makanan menjadi serpihan yang lebih kecil. Duodenum (usus dua belas jari) adalah bagian awal dari usus halus dengan panjang sekitar 25-38 cm. Fungsi duodenum adalah memecah makanan pada usus halus dengan menggunakan enzim yang datang dari kantung empedu dan pankreas.

Ketika makanan memasuki lambung, organ ini akan melepaskan enzim yang akan mendukung proses pencernaan dan penyerapan oleh tubuh. C. Lapisan interna yang terdiri dari jaringan mukosa epitel yang memiliki beberapa kelenjar yang dapat mensekresikan mucus yang berfungsi sebagai alat pelindung intestinum dan membantu dalam proses metabolisme zat-zat nutrisi yang terkandung dalam makanan. Di dalam usus halus terjadi dua proses penting, yaitu pencernaan dengan bantuan enzim dan penyerapan sari-sari makanan ke dalam pembuluh darah.

Kita tahu bahwa usus halus merupakan salah satu organ yang berperan dalam sistem pencernaan pada manusia Usus halus memiliki fungsi sederhananya bisa disebut sebagai fungsi untuk melakukan penyerapan. Saluran pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ berturut-turut dimulai dari mulut (cavum oris), kerongkongan (esofagus), lambung (ventrikulus), usus halus (intestinum), usus besar (colon), dan anus. Sebagai salah satu organ pencernaan manusia, usus halus juga memiliki fungsi penting yaitu untuk membusukkan makanan.

Fungsi Usus Halus Manusia selanjutnya ialah untuk menghasilkan zat, dan fungsi ini berasal dari bagian usus halus yang bernama Usus Dua Belas Jari, karena didalam usus halus dua belas jari ini memiliki 2 saluran utama yaitu saluran empedu dan pankreas. Selain berfungsi menyerap nutrisi makanan yang belum diserap terhadap proses sebelumnya, ileum juga berperan dalam mengerjakan katup ileosekal supaya tidak terjadi refluks dari usus besar ke usus halus. Dari ulasan diatas, anda bisa diambil kesimpulan bahwa Fungsi Usus Halus pada sistem pencernaan manusia adalah melakukan proses penyerapan nutrisi dengan cara dihaluskan kemudian menghasilkan zat melalui proses kimiawi.

Fungsi Usus Halus Manusia selanjutnya ialah untuk menghasilkan zat, dan fungsi ini berasal dari bagian usus halus yang bernama Usus Dua Belas Jari, karena didalam Usus Halus Dua Belas Jari ini memiliki 2 saluran utama yaitu saluran empedu dan pankreas. Ketiga Bagian Usus Halus Manusia ini antara lain usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum) dan usus penyerapan (ileum). Padahal Fungsi Organ Usus Halus Manusia ini sangatlah penting dan fungsinya tidak hanya satu saja tetapi beragam, sebagai contohnya bahwa Fungsi Utama Usus Halus Manusia ini untuk membantu proses pencernaan manusia karena makanan yang masuk melalui mulut Manusia akan diproses didalam usus halus sebelum diproses oleh organ manusia lainnya.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *