Biologi

Mengapa ATP (Adenosina trifosfat) adalah molekul berenergi tinggi?

16/10/2019

Saat Anda bersiap untuk berlibur, beberapa hal terpenting yang perlu diingat termasuk membawa makanan lezat untuk di perjalanan, dan memastikan Anda tidak kehabisan bensin! Mobil tidak akan berjalan jika tidak memiliki bensin, karena bahan bakar diperlukan untuk melakukan pekerjaan. Demikian pula, manusia tidak dapat “berlari” jika mereka tidak memiliki bahan bakar, yang dimulai dalam bentuk makanan.

Senyawa organik kritis ini terdiri dari tiga bagian utama – adenin (basa nitrogen), trifosfat (tiga gugus fosfat), dan gula (ribosa). Secara struktural, adenin dan gula terikat, dan kemudian dapat mengambil gugus fosfat tambahan. Dengan hanya satu gugus fosfat yang menempel, senyawa ini disebut adenosin monofosfat (AMP); ketika kelompok kedua terpasang, itu disebut adenosin difosfat (ADP), dan ketika yang ketiga ditambahkan, adenosin trifosfat (ATP) dibuat.

Pengertian ATP

Sederhananya, adenosin trifosfat (ATP) adalah mata uang enerjik dari sebuah sel, dan diperlukan bagi sel untuk melakukan pekerjaan apa pun, mulai dari sintesis DNA hingga mengirimkan sinyal kimia dan impuls saraf ke otak. Melalui jalur metabolisme dalam tubuh, terutama respirasi sel, ATP dikonsumsi dan diregenerasi terus-menerus, memastikan bahwa suatu organisme dapat berfungsi dan bertahan hidup.

Struktur ATP

ATP adalah nukleotida. Intial adalah singkatan dari Adenosina trifosfat, yang menunjukkan bahwa ia mengandung basa nitrogen adenin, gula pentosa ribosa dan tiga gugus fosfat. Komponen-komponen ini dihubungkan bersama menjadi satu molekul tunggal melalui reaksi kondensasi.

Struktur Adenosina trifosfat

Fungsi ATP

ATP adalah nukleotida yang melakukan banyak peran penting dalam sel.

  1. Ini adalah mata uang energi utama sel, menyediakan energi untuk sebagian besar kegiatan yang memakan energi sel.
  2. Ini adalah salah satu monomer yang digunakan dalam sintesis RNA dan, setelah konversi menjadi deoxyATP (dATP), DNA.
  3. Ini mengatur banyak jalur biokimia.
  4. Sumber energi: ATP adalah pembawa energi utama yang digunakan untuk semua aktivitas seluler.
  5. Transduksi sinyal: ATP adalah molekul pensinyalan yang digunakan untuk komunikasi sel.

Sintesis ATP

  1. ADP + Pi → ATP + H2O
  2. embutuhkan energi: 7,3 kkal / mol
  3. terjadi di sitosol oleh glikolisis
  4. terjadi pada mitokondria melalui respirasi seluler
  5. terjadi pada kloroplas melalui fotosintesis

Mengapa ATP adalah molekul berenergi tinggi?

ATP, atau adenosin trifosfat, adalah molekul yang secara harfiah mengandung energi untuk berbagai proses seluler dalam tubuh. Tanpa energi yang disediakan oleh molekul ATP, sel tidak akan dapat melakukan fungsinya secara efisien. Karena alasan inilah ATP disebut sebagai molekul berenergi tinggi. Kandungan energinya pada dasarnya mendorong semua proses seluler dalam tubuh agar berfungsi dengan baik. Tanpa ATP, tubuh akan benar-benar mati dan tidak berfungsi seperti yang diharapkan.

Molekul ATP diproduksi di dalam sel-sel semua makhluk hidup termasuk manusia. Secara khusus, itu adalah di mitokondria di mana ATP dibuat untuk memberikan energi bagi tubuh. ATP sendiri bukanlah sumber energi tetapi, melainkan, energi disimpan dalam tiga ikatan fosfat molekul. Ketika ikatan fosfat ini bergabung bersama-sama, itu benar-benar menciptakan percikan yang melepaskan energi untuk berbagai proses seluler dalam tubuh.

Proses ini membutuhkan tiga ikatan fosfat untuk dapat melepaskan energi. Pada awalnya, mungkin hanya ada dua ikatan, dan ini disebut ADP, atau adenosin difosfat. Tetapi ketika ikatan fosfat ketiga dibuat dalam mitokondria, energi yang tersimpan kemudian dilepaskan untuk digunakan oleh sel-sel tubuh yang berbeda.

Hal terbaik tentang apa yang disebut molekul berenergi tinggi ini adalah dapat didaur ulang dan digunakan kembali oleh tubuh. Setelah sumber energi digunakan oleh berbagai proses seluler atau metabolisme, semua prekursor untuk molekul ini diubah kembali menjadi ATP untuk menyediakan pasokan sumber energi yang konstan untuk tubuh.

Dalam pengertian ini, molekul ATP dapat disamakan dengan baterai yang dapat diisi ulang yang menyediakan energi untuk berbagai fungsi seluler dan / atau tubuh ketika dibutuhkan. Mitokondria dalam berbagai sel terus menciptakan ikatan fosfat untuk mempersiapkan dan menyimpan energi untuk kebutuhan energi tubuh.

No Comments

Leave a Reply